About Me

My photo
Riwan Sutandi dari manna bengkulu selatan Pendidikan Sejarah UNNES(Universitas Negeri Semarang) 2012, Rombel 2 PRADA.

Blog Archive


Friday, 7 June 2019

Sejarah Lisan Dan Tradisi Lisan


Nama : Riwan Sutandi
Nim : 3101412084
Pengampu Bapak Hamdan
Sejarah Lisan

Ringkasan Materi Sejarah Lisan

Ø  Pengertian Sejarah Lisan : Sejarah Lisan adalah sebuah metode pengumpulan informasi,kesejarahan, dan penyimpanan termasuk catatan-catatan hasil wawancara dari orang-orang mengenai peristiwa masa lalu dan pandangan hidup.
Ø  Cakupan sejarah lisan yaitu sejarah lisan dalah kumpulan-kumpulan yang sistematik dari kesaksian-kesaksian kehidupan seseorang mengenai pengalaman-pengalaman pribadinya.
Ø  Latar belakang munculnya sejarah lisan di Indonesia
a.       Adanya penulisan sejarah Indonesia yang bersifat subyektif
b.      Sejarah lisan sebagai paradigma penulisan sejarah Indonesia
Ø  Sejarah lisan tidak diperoleh dengan sendirinya tetapi dicari dengan sengaja
Ø  Sejarah lisan diperkenalkan petama kali di colunbia university pada tahun 1957
Ø  Cara masyarakat mewariskan masa lalu:
a.       Keluarga
·         Adat Istiaadat keluarga
·         Cerita dongeng
b.      Masyarakat
·         Adat istiadat masyarakat
·         Pertunjukan
·         Kepercayaan masyarakat


Ø  Tradisi lisan
Cerita rakyat yang diungkapkan melalui lisan dan dikembangkan secara beruntun juga melalui lisan. Si pelisan tidak terikat,bersaksi,dan bertanggung jawab atas ceritanya.

Ciri-ciri tradisi lisan:
1.      Penyebarannya melalui lisan
2.      Lahir dari masyarakat yang bercorak desa atau masyarakat yang belum mengenal huruf
3.      Tidak mementingkan fakta akan tetapi lebih mementingkan pada khayalan
4.      Bercorak puitis, teratur dan berulang-ulang.
5.      Tidak diketahui siapa pengarangnya
6.      Menggambarkan ciri-ciri budaya suatu masyarakat

Ø  Memori adalah konsep psikologi yang berarti pengetahuan yang tersimpan dalam pikiran orang.
Wujud/bentuk memori yaitu pengetahuan yang tersimpan dalam memori munculdalam dua bentuk, yaitu declarotius memory dan procedural memory.
Ø  Tiga sumber permasalahan
1.      Pengalaman
2.      Teori
3.      Literatur

Ø  Pengalaman didapatkan dari membaca, penelitian secara langsung,diskudi dll.
Ø  Penelitian sejarah dengan metode sejarah
Sejarah lisan sebagai alat (instrument) pengganti/pengumpul data dan fakta sejarah untuk tujuan rekontruksi sejarah (histiografi)
Fakta: Pernyataan tentang kenyataan
Realita: sesuatu yang benar-benar terjadi
Fiksi: khayalan
·         Perencanaan penelitian “sejarah lisan”
Masalah yang luas dan banyaknya aspek yang perlu direkam, maka penelitian haruslah direncanakan dengan baik.
a.       Merumuskan masalah
b.      Identifikasi masalah
Maka sebenarnya pengkisah dapat kita bagi atas tiga kelas yang akan menjadi memberi keterangan.
Ø Dalam penelitian dapat dilakukan jika ada masalah, cara mencari masalah yaitu
a.       Pengalaman
b.      Teori
c.       Literatur
Ø Masalah dalam sejarah lisan dapat didefinisikan sebagai berikut!
a.       Apa yang anda teliti ?
b.      Mengapa anda menelitinya?
c.       Bagaimana anda melakukan penelitian sejarah?
Untuk menjawab pertanyaan yang ke 2 yaitu:
1.      Mengapa itu penting : dipelajari, dibahas, dan diklarifikasi
2.      Apa yang kira-kira bisa disumbangkan
a.       Pemecahan masalah
b.      Sumbangannya bagi komunitas: sejarahwan, ilmu sosial, histiografi indonesia.
Ø Kritik sejarah lisan
a.       Reputasi/kejujuran
b.      Kepentingan langsung atau tidak dari si pengkisah terhadap masalah atau peristiwa yang dikisahkannya
c.       Kronologi
d.      Anakronisme
e.       Suasana dan hubungan sosial kultural yang telah dialami pengkisah.
Ø Kritik isi kisah
a.       Apakah terdapat konsistensi
b.      Cross checking/corra boration
c.       Tempatkan “rekonstruksi” sementara tersebut dalam konteks kesejarahan yang lebih luas.
Ø Hermeneutika : Ilmu penafsiran
1.      Klasik: di dalam memaknai dikembalikan kepada si pembuat
2.      Kontenporer: makna dikembalikan kepada yang membaca teks.



No comments:

Post a Comment

4 SISWA SMPN 9 KAUR MEWAKILI KAB.KAUR DI IGORNAS TINGKAT PROVINSI BENGKULU

Siswa SMPN 9 Kaur kembali menorehkan prestasi di Kabupaten Kaur. Kegiatan IGORNAS yang akan diselenggarakan dari tanggal 22 Nove...