Sejarah Desa Tanjung Raman
.
Pada
tahun 1928 yang bermula dari kesepakatan 3 dusun yang berada di seberang air
bengkenang tepatnya di area persawahan dan perkebunan rakyat saat ini yaitu
dusun segarau, dusun talang deghian, dan dudun batu rajau. Yang mana ketiga
dudun tersebut mengadakan musyawarah untuk pindah dan bersatu menjadi sebuah
desa. Mengingat letak ketiga dusun jauh dari akses jalan raya sehingga setiap
tamu yang akan berkunjung dusun tersebut harus menyeberangi sungai air
bengkenang.
Setelah
terjadi kesepakatan antara tiga dusun tersebut maka di utuslah beberapa orang
untuk bertapa (bersemedi) di tempat yang
kemungkinan nantinya dapat di hunu. Hingga akhirnya di temukanlah lokasi atau
tempat pemukiman baru yaitu di tanah marga Lubuk Sirih. Dan seterusnya para
tertua dusun bersepakat untuk mengambil tiga buah batu yang diambil dari
masing-masing dusun untuk di tanam ke tempat lokasi bersemedi sebelumnya itu
dengan membuat perjanjian bahwasanya anak cucu dan keturunan ketiga dusun tersebut
tidak boleh nyanting (berpacaran) apalagi melakukan perkawinan antar tiga dusun
tersebut. Dan ketiga dusun tersebut bersepakat akan bersatu dan menjadi sebuah
desa yang bernama desa Tanjung Raman.
Kejadian desa Tanjung Raman
TAHUN
|
KEJADIAN
YANG BAIK
|
KEJADIAN
YANG BURUK
|
1928
|
Bersatunya
ketiga dusun yaitu Dusun Segarau, Dusun Batu Rajau, Dusun Talang Deghian.
Menjadi sebuah desa yaitu bernama Desa Tanjung Raman.
|
|
1929
|
Terbentuknya
Desa Tanjung Raman menjadi bagian dari Desa Kecamatan atau Widana Kecamatan
Manna dengan terpilihnya saudara Mentiring sebagai kepala desa pertama.
|
|
1930
|
Masyarakat
secara swadaya bergotong royong membangun surau /masjid sebagai tempat ibadah
desa Tanjung Raman.
|
|
1936
|
Dilakukan
pemilihan kepala desa yang ke dua dengan terpilihnya saudara Jamar sebagai
kepala desa.
|
|
1944
|
Dilakukan
pemilihan kepala desa yang ke tiga dengan terpilihnya saudara Ruajib.
|
Timbulnya
penyakit atom atau kusta yang banyak menyerang masyarakat.
|
1953
|
Dilakukan
pemilihan kepala desa yang ke empat Kenarib.
|
|
1961
|
Dilakukan
pemilihan kepala desa yang ke lima dengan terpilihnya saudara Wayim.
|
Terjadinya
kemarau panjang selama dua tahun berturut-turut sehingga masyarakat
kekurangan makanan sehingga masyarakat mengkonsumsi makanan Gadung (ubi Hutan)
yang getahnya beracun.
|
1971
|
Dilakukan
pemilihan kepala desa ke enam dengan terpilihnya saudara Tupang Abidin.
|
|
1976
|
Dilakukan
pemilihan kepala desa yang ke tujuh dengan terpilihnya saudara lantang
sebagai kepala desa.
|
|
1978
|
Masyarakat
secara gotong-royong dan swadaya pembangunan jembatan gantung penghubung
akses desa menuju area persawahan dan perkebunan milik masyarakat.
|
|
1989
|
Dibangunya
jembatan gantung permanen yang dibangun dari dana PDT sebesar 160.000,-
|
|
1999
|
Dilakukan
pemilihan kepala desa yang ke delapan dengan terpilihnya saudara mengkerim.
|
Terjadinya
gempa bumi dalam skala besar sehingga mengakibatkan banyak rumah penduduk
serta fasilitas desa hancur.
|
2003
|
Dilakukan
pemilihan kepala desa ke sembilan dengan terpilihnya saudara Salihin.
|
|
2004
|
Memenangkan
lomba desa tingkat kabupaten sebagai juara 2 serta dibangunya jalan sentra
produksi sepanjang 700 m dari dinas pertanian.
|
|
2005
|
Mendapatkan
bantuan KUBE berupa ternak sapi sebanyak 35 ekor, dari dinas sosial provinsi
dan di bagikan kepada 5 kelompok serta di bangunya saluran drainase di
lingkungan desa sepanjang 500 m dari dana swadaya.
|
Mengakibatkan
putusnya jembatan gantung dan lahan pertanian masyarakat menjadi rusak.
|
2008
|
Dilakukan
pemilihan kepala desa yang ke 10 dengan terpilihnya saudara Bayusman yang
menjabat selama dua periode sampai sekarang.
|
|
2009
|
Program
p2DTK pertama kali masuk ke desa Tanjung Raman dengan di bangunya 15 unit
jamban keluarga dan pembangunan kantor desa dari dana APBD.
|
|
2010
|
Pembangunan saluran drainse 400 m dari
dana program P2DTK antar desa serta sertifikat tanah perumahan 50 persil
gratis dari BPN.
|
|
2011
|
1.
pembangunan
saluran irigasi tersier dari dinas pertanian di persawahan segarau sepanjang
80 m.
2.
pembangunan
poskesdes dari dinas kesehatan 1 unit di susun 1
3.
peningkatan
badan jalan menjadi lapen di susun 1 sepanjang 300 m dari dinas PU kabupaten.
|
|
2012
|
Pembangunan
jalan sentra produksi sepanjang 1.500 m dari PNPM integrasi.
|
|
2013
|
1.
Pembangunan
embung airdi area persawahan dari dinas pertanian sepanjang 1.500 m dari PNPM
MPd sepanjang 558.5 M.
2.
Pembangunan
embung air dan saluran irigasi dari PNPM MPd sepanjang 558.5 M.
|
Sumber
:Buku desa tanjung raman
Kepala desa tanjung raman
Di susun oleh:
1.
Genda Apreza
2.
Memet Erin Eriza
Guru Pengampu: Riwan Sutandi

No comments:
Post a Comment